Tahun 2002 ia naik pangkat ke ajang motor GP 125CC. Ia menggulati dunia MotoGP 125CC selama tiga tahun tetapi ia hanya bisa mendapatkan hasil terbaik di posisi kelima pada tahun 2005. Melaju ke 250CC, ia adalah pembalap dari Gilera berhasil mendapatkan gelar juara dunia di tahun 2008. Hasil yang memuaskan tersebut membuat Gresini Honda merekrutnya di ajang MotoGP pada tahun 2010.
Tanggal 23 Oktober 2011 adalah hari tersialnya. Pada balapan MotoGP di Sirkuit Internasional Sepang pada GP Malaysia 2011. Peristiwa naas merenggut nyawanya pada lap kedua dan di tikungan ke-11 Sirkuit Sepang. Motor Marco tergelincir dan ia jatuh ke dalam, sedangkan dari belakang Colin Edward dan Valentino Rossi yang sedang memperebutkan posisi, melaju dengan kencang. Motor Edward menabrak Marco sehingga Edward pun ikut terjatuh. Ia hanya mengalami patah tulang bahu dan gagar otak ringan. Rossi berhasil menghindari motor Edward dan mengendalikan motornya perlahan memasuki Pit Stop. Ambulance datang mengangkut Simoncelli dan membawanya ke Medical Center sirkuit Sepang.
Balapan di Sepang pun serentak dihentikan karena semua para medis sedang fokus untuk menangani Marco. Para penonton pun kecewa, sedangkan para staff dari Gresini Honda serta rekan - rekan Simoncelli sangat cemas menunggu kepastian dari pihak medis.
Pada pukul 16.56 waktu setempat, Marco Simoncelli dipastikan meninggal dunia akibat luka serius yang dideritanya. Kemudian, dalam jumpa pers direksi balap MotoGP, kepala medis, Michele Macchiagodena mengatakan , Simoncelli mengalami trauma serius di kepala, bahu dan dadanyadan sempat diberi perawatan CPR selama 45 menit sebelum akhirnya meninggal dunia.
Berikut adalah beberapa foto dan video kejadian naas yang merenggut nyawa Marco Simoncelli:






Selamat tinggal Simoncelli :)
Marco Simoncelli, Race In Peace
Salam Anak Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar